03/03/2010

Kemerdekaan Ekonomi adalah Jalan Menuju Kemerdekaan Sejati Manusia

muh ikhsan commented on 04/03/2010 3:13pm

Judul dan Isinya mantap bung! Teruskan misi dakwah Libertarian..Sedang saya siapkan juga masa depan Indonesia yang semakin demokratis sekaligus liberal ditangan para kaum muda…

apank commented on 16/04/2010 6:18pm

pada dasarnya saya setuju tentang konsep liberal itu sendiri, tapi sebatas agama… karena apa, agama pada dasarnya adalah sebuah kepercayaan yang akhirnya dipertanggung jawabkan diri sendiri kepada tuhannya masing-masing. lalu ada beberapa ha yang saya sangat tidak sepakat apabila konsep liberal di terapkan di bidang ekonomi.

jelasnya, bahwa sistem ekonomi sangat menyangkut hal banyak kehidupan masyarakat. kapitalisme global hanya akan berkembang apabila campur tangan pemerintah dalam penguasaan aset yang menyangkut hal hidup orang banyak di minimalisir. lalu pertanyaan yang harus dijawab adalah, siapa yang akan bermain dalam sektor strategis tersebut? ya jelas pihak swasta, yang mana mereka memiliki modal besar, karena apa, karena konsep liberal itu sendiri yang menurut Prof. Sri Edi (gurubesar FE UI) merupakan pelicin bagi masuknya kapitalisme global. “Ekonomi Indonesia menurut Sri Edi, juga berdimensi kerakyatan. Artinya, prioritas untuk rakyat dan kesejahteraan merupakan hak sosial. Sementara neoliberalisme mengutamakan kepentingan pemodal (kapitalis). Sedangkan posisi rakyat dan kepentingan nasional dalam paham neoliberalisme justru di posisi marginal. Sebaliknya, kepentingan pertumbuhan ekonomi dan kepentingan pemodal justru diangkat pada posisi sentral”. bukti nyata bahwa kepentingan pemodal adalah yang melatar belakangi gerakan ini.
kita punya suatu sistem yang mana sudah menjadi mandat dari UUD, “karena Indonesia harusnya menganut demokrasi ekonomi yang diamanatkan UUD 1945 dalam pasal 33. “Sebenarnya UUD 1945 menegaskan, kebangsaan atau nasionalisme dan kerakyatan atau kedaulatan rakyat. Dalam politik ekonomi tercermin pada pasal 33,” ujar Prof. Sri Edi. lalu apa turunan pada tahap teknisnya, jelas KOPERSI, kalo cuma menjamin hak-hak dari individu untuk mendapatkan kesejahteraanj, Demokrasi Ekonomi paling cocok, dan Koperasi lah yang memiliki landasan itu.

secara hukum jelas, ekonomi kerakyatan (koperasi) merupaka hasil dari konstitusi.
mari kaji bersama, tentang ekonomi liberal, apa iya akan mensejah terakan rakyat dengan adanya efisiensi, bahkan seharusnya i pertanyakan efisiensi bada beban mana yang akan di kurangi? semua orang berhak bekerja aa saja, sesuai dengan kemaun dan keahlian dia, dan itu juga bukan satu-satunya landasan dari ekonomi liberal. saya sepakat kalau orang bekerja sesuai dengan kemampuan dan keahlian mereka masing-masing, tapi jangan bawa sistem liber dalam tatan ekonomi. sejak jaman soeharto, jelas liberalisasi aset-aset negara terjadi besar-besaran, dan skarang neoliberalisasi. seharusnya apa yang telah di kaji oleh Prof. Mubbyarto dan Prof. Sri Edi menjadi bahan yang harus direnungi untuk para kaum muda Indonesia yang mencintai negaranya, dan memperjuangkan rakyat kecil.

SAB commented on 18/04/2010 7:55am

Semua ini salah. Capitalism has destroyed many countries and is against our value system.

All fields required.

 

 

 

 

Kenali AkademiMerdeka.org

AkademiMerdeka.org ialah satu projek pendidikan ide-ide libertarianisme dalam Bahasa yang dijalankan oleh Atlas Global Initiative for Free Trade, Peace and Prosperity.

Langgan feed RSS

Ikuti melalui Twitter

Sertai kami di Facebook

Kenali kami sepenuhnya »

© 2010 AkademiMerdeka.org