Perdagangan telah menjadi topik kebijakan publik yang paling hangat diperdebatkan berabad-abad lamanya. Salah satu debat yang paling hangat adalah debat antara pendukung perdagangan bebas dan pendukung proteksionisme. Debat mengenai subjek ini selalu melahirkan pandangan yang saling bertentangan dan menarik perhatian ekonom, politisi, aktivis juga serikat buruh.
Hak kepemilikan juga tak bisa dipisahkan dengan kebebasan yang lain. Bagaimana bisa ada kebebasan beragama jika warga negara tidak boleh memiliki rumah ibadah sendiri? Bagaimana bisa ada hak atas privasi bila warga negara tidak boleh memiliki rumah sendiri? Dan bagaimana bisa ada kebebasan untuk berfikir bila warga negara tak boleh memiliki perusahaan penerbitan sendiri?
Amerika adalah bangsa yang paling makmur di dunia. Tak perlu kita berpanjang lebar mengenai hal ini. Tak ada yang akan menentangnya. Tapi dalam iklim politik dan ideologi hari ini, yang kaya dianggap jahat. Orang umumnya melihat mereka yang lebih makmur dengan benci dan iri. Dan program New Deal (program ekonomi yang diluncurkan di Amerika antara [...]
Rule of Law in Indonesia
Program Akademi Merdeka IV (diadakan di Green Sentul Indah Hotel) dimulai pada Jumat 8 April, dengan pemutaran film Persepolis (Vincent Paronnaud dan Marjane Satrapi, 2007), yang dilanjutkan dengan diskusi pendek bersama Nirwan Arsuka. Materi seminar diberikan oleh Poltak Hotradero dan Luthfi Assyaukanie sepanjang hari Sabtu. Ceramah kedua narasumber ini diselingi dengan diskusi dengan penulis dari [...]
Institute for Democracy and Economic Affairs (IDEAS)
AkademiMerdeka.org ialah satu projek pendidikan ide-ide libertarianisme dalam Bahasa yang dijalankan oleh Atlas Global Initiative for Free Trade, Peace and Prosperity.
Langgan feed RSS Ikuti melalui Twitter Sertai kami di Facebook
© 2012 AkademiMerdeka.org